Ketegaran Dalam Hening

hening…
aku dendangkan disudut gelap malam, sendiri. Tanpa cahaya, tanpa warna pelangi. Hanya ada aku dan kensunyian yang bisu. Dimana hitam menjadi raja, yang menciptakan bait-bait indah. Dan sementara aku berdiri dalam kesepian, dimana cinta datang lalu pergi. Meninggalkan segurat perih dalam hati bersama rindu yang menyesakan dada…aku sendiri…..hanya Tuhan yang aku punya saat ini.
Ketegaran bukan tentang waktu hari ini, dia melayang-layang di cakrawala hidup. Menanti jiwa diri tuk segera kembali….
hening…aku dendangkan disudut gelap malam, sendiri. Dalam letih berkelana, mencari jawaban atas hidup. Yang kudapat adalah jauh berlari dari apa yang kuharapkan. Namun kehidupan sudahlah demikian. Tanpa peduli aku tetap berotasi.
Jawaban atas hidup telah hilang ditelan waktu sampai kematian. Pergilah saja wahai rembulan, cahayamu musnah diterjang sang takdir..selamat malam menjelang pagi.
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s