Hai Senja Dan Jingga!

Bismillaahirrahmaanirrahiim…

 

Hai Senja! Selamat memasuki fase baru dalam hidupmu.

 

Akhirnya aku sanggup menulis ini tanpa ada derai air mata. Tanpa ada cubitan yang menyayat di benda kecil dalam rongga dadaku. Tanpa ada sembilu yang menusuk. Bagiku, ini sebuah kekuatan besar dan keajaiban dari doa. Aku tak pernah membayangkan sebelumnya, bisa tersenyum bahagia saat menulis ini. Bahkan aku sudah lupa bagaimana caraku mengagumimu. Justru yang ada sekarang adalah aku sedang menikmati kebahagiaan yang berbeda dari kebahagiaan yang pernah aku rasakan sebelumnya. Definisi kebahagiaan kali ini semakin luas. Aku memang sedang berbahagia karena telah bertemu dengan sesosok lelaki baik yang telah mengambil hati ayahku, dan di sisi lain aku juga bahagia karena melihat caramu mencintai istrimu.

 

Akhirnya alamat pertanyaanmu yang selama beberapa tahun ini mencari alamatnya, tiba juga dengan selamat kepada seorang perempuan nan baik. Perempuan baik itu sangat mirip denganmu. Mungkin itu yang orang bilang jodoh. Conan Edogawa pun akhirnya bersama Ai Haibara tanpa harus bertransformasi menjadi Shinichi Kudou. Bagiku ini bukan sebuah akhir, Senja. Ini sebuah awal baru bagi kita semua. Beberapa tahun yang lalu aku pernah bilang bahwa takdir kita seperti dua buah rel kereta api. Meski bersama akan selalu berseberangan dan tak akan pernah saling bertemu di satu titik. Memang yang terbaik seperti itu. Karena apa jadinya jika di satu titik ujung rel itu saling bertemu? Akan banyak korban dan kecelakaan kereta api. Semua perjalanan pun jadi terhambat. Sungguh mengerikan jika aku membayangkannya. Untungnya, Tuhan kita Maha Tau segalanya. Sungguh Tuhan Maha Baik. Menyelamatkanku dari kecelakaan dan kehancuran diriku dan generasi-generasiku. Alhamdulillaahi Rabbil ‘Aalamiin.

 

Akhirnya aku benar-benar akan berhenti menulis tentangmu, Senja. Ini adalah tulisan terakhirku untukmu. Tulisan yang selama ini aku tunggu untuk bisa mempostingnya. Tulisan terakhir dari seorang temanmu yang sempat tak bisa menjaga hatinya. Tulisan yang tidak ada maksud apa-apa, hanya sekedar ingin menyampaikan selamat dan ekspresi kebahagiaan kepada kalian berdua. Doakan aku untuk bisa segera meyempurnakan sebagian imanku dan menyelesaikan studiku.

 

Dan akhirnya, kita kembali seperti pertama kali. Seperti sebelum kita saling mengenal. Itulah pengabulan dari doaku bertahun-tahun, Senja. Rasanya ringan, tanpa beban. Semoga kalian berdua berbahagia di jalan Tuhan yang penuh dengan kebenaran πŸ˜€ Semoga Berbahagia Senja dan Jingga ^_^

japanese

(Zindegi, 08112014. Sabtu. Konstalasi Orion)

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s