Tata Cara Mengerjakan Shalat Gerhana (Kusuf)

Buletin Kita

Apabila teradi gerhana bulan atau gerhana matahari, Islam menganjurkan pengikutnya agar melaksanakan shalat dua rakaat. Shalat ini disebut shalat Muakkadah, yaitu sunnat yang boleh dikatakan selalu dikerjakan oleh Rasulullah (Muhammad shallallaahu ‘alayhi wa sallam) bila terjadi gerhana (bulan atau matahari).

Jika gerhana terjadi pada waktu-waktu dimana tidak boleh dilakukan shalat fardu, maka shalat gerhana ini boleh dikerjakan pada waktu tersebut. Demikianlah fatwa Imam Syafi’i dari hadits Rasulullah (Muhammad shallallaahu ‘alayhi wa sallam).

(Saat hendak) shalat Kusuf, tidak disunnatkan untuk Adzan dan Iqamat. Hanya diserukan kalimat:

الصَّلاَةَ جَامِعَةٌ

(Datanglah Untuk Shalat Bejama’ah)

Tata Cara Mengerjakannya:

Menurut keterangan ulama seperti Imam Malik, Imam Syafi’i dan Laits dari itu, bahwa shalat Gerhana (Kusuf) dilakukan 2 rakaat, dan tiap-tiap rakat mempunyai 2 kali ruku (jadi mempuyai 4 ruku’ dan 4 sujud dalam 1 rakaat).

  1. Ucapkan Takbiratul Ihram, kemudian baca do’a Iftitah seperti bacaan dalam shalat biasa. Lalu membaca Al-fatihah dan ayat Al-Qur’an…

View original post 773 more words

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s