Fashbir!

K A P A N P U N Y A A N A K?

Pertanyaan yang kian kemari semakin menginvasi psikisku. Namun suami selalu saja menghiburku dengan mengatakan “anggap saja itu doa dengan bahasa yang berbeda”. Intinya apapun bentuk respon yang diberikan oleh orang-orang, kami harus selalu bertawakal dan bersyukur. 

Terkadang aku berpikir, apakah sudah habis semua bahan yang bisa dijadikan untuk basa-basi? Aku pribadi lebih bahagia jika harus didiamkan, daripada harus diramahi dengan berbasa-basi tentang takdir yang masih ghaib, yang bahkan aku pun kebingungan dan blank untuk menjawabnya. Aku pribadi bisa memaklumi jika pertanyaan takdir itu muncul dari orang-orang yang sudah lama tidak berkomunikasi denganku. Nah, agak risih dan mengganggu jika muncul dari orang-orang yang sehari-hari bersua denganku. Akan tetapi, sedari kecil mama selalu mengatakan bahwa kita tak akan bisa mengendalikan lidah orang lain, sebab itu hak mereka. Jika tidak suka, lebih baik selamatkan hati sendiri tanpa harus melarang hak orang lain. ya mungkin salah satu caraku untuk menyelamatkan hatiku, aku menyibukkan diri dengan duniaku sendiri. Salah satunya aku aktif di tempat orang-orang yang punya pola pikir yang sama.

Aku sering berpikir tentang orang yang terus menerus bertanya kapan dengan segala takdir orang lain yang masih ghaib. wahai kalian yang termasuk bagian dari golongan tersebut; aku beritahukan kepada kalian bahwa tanpa harus kalian tanyakan, setiap kabar pasti akan kami beritahukan, terlebih lagi jika seputar kabar bahagia. Naluri setiap manusia pasti ingin berbagi kebahagiaan yang sedang mereka rasakan. Jangan khawatir kami akan menyembunyikan kabar bahagia itu dari kalian.Tenang saja. jika memang peduli, doakan kami untuk segera mendapatkan jawaban atas pertanyaan seputar takdir yang kalian tanyakan. 

Aku senang mengobrol. Terlebih lagi mengobrol dengan orang-orang yang memiliki pemikiran yang terbuka dan jam terbang yang tinggi dalam berinteraksi dengan orang-orang yang berbeda. Seperti halnya Minggu kemarin (20/11), aku menghadiri undangan diskusi dengan para pemuda lintas agama dan kepercayaan. Di sana aku bertemu dengan rekan-rekan fasilitator Sekolah Cinta Perdamaian regional Kuningan. Di sela-sela diskusi, Mbak Alif yang usianya terpaut kurang dari 10 tahun dariku, duduktepat di sebelahku dan berbisik kepadaku tentang hal di luar topik diskusi. 

“Lika, aku hamil. Baru lima minggu.” Sambil tersenyum bahagia.

“Wah, selamat ya mbak. Semoga sehat hingga lahiran nanti.” Responku yang agak kaget campur bahagia.

“Iya nih, aamiin. Aku senang banget, Lik. semoga kamu bisa ketularan aku. Hihi.” Ungkap mbak Alif sambil menepuk-nepuk lengn kananku.

Obrolan singkat yang sangat membuatku bahagia. Pertama, Mbak Alif hamil setelah menanti bertahun-tahun. Pernikahannya lebih dulu dari pernikahanku. Setiap bertemu dengannya, aku menahan diri untuk tidak bertanya yang sangat pribadi, tapi pada dasarnya manusia akan berbagi kabar bahagia tanpa harus ditanya. Dan kedua, Mbak Alif mendoakanku dengan cara yang sangat menyejukan dan meningkatkan jumlah hormon endorphin. Sehingga muncul rasa bahagia dan optimis. Jarang sekali aku bertemu dengan orang yang semacam Mbak Alif pola pikirnya. masih bisa dihitung dengan jari tanganku.

Aku mendoakan agar Allah memberikan kesabaran untuk teman-teman yang selalu bertanya seputar takdir orang lain. Dan semoga diberikan kekuatan bagi teman-teman yang masih menunggu jawaban atas pertanyaan dari takdir yang masih ghaib. 

Karena hartaku belum bisa membanjiri dunia, maka hanya kabar bahagia yang bisa kubagikan untuk teman-teman. Doakan agar kami selalu bahagia dan mampu untuk menyebarkan kebahagiaan. Sekian.

——–

(Konstalasi Orion – 1.45 am Senin 211116)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s