Serendipity Seorang Musafir Kehidupan

Hai Selasa yang penuh asa. Sedari lahir sepertinya aku memang sudah ditakdirkan menjadi seorang Musafir. Bahkan lahir saja di daerah orang lain, bukan kampung halaman mama atau ayah. Banyak orang yang naik gunung untuk mencari inspirasi atau sekedar mencari tempat pelarian dari penatnya kegiatan yang monoton di perkotaan. Bukan aku namanya jika hidupku sama seperti yang lain. Setelah seminggu yang lalu mengantar Mimih (My husband’s mother a.k.a My Mother in Law), aku tidak langsung naik Gunung Ciremai untuk bersemedi kembali, tapi melarikan diri sementara dari rutinitasku. Tentu saja suamiku adalah guide  terbaik saat aku sedang melarikan diri. hehe. Bukan, tulisan kali ini bukan tentang perjalananku saat melarikan diri. Namun ada sesuatu yang kutemukan saat detik-detik terakhir dalam mengakhiri pelarianku menuju realita yang harus kuhadapi.

 

serendipity

S   E   R   E   N   D   P   I   T   Y . Satu kata yang dua minggu terakhir mengganggu pikiranku setelah melihat sebuah judul film di aplikasi Hooq yang berjudul Serendipity. Film yang berjudul Serendipity tersebut ternyata film yang diproduksi pada tahun 2001. Aku gak terlalu tertarik untuk menontonnya, hanya tertarik dengan judulnya. Judul yang berkali-kali aku cek di Google Translate yang ada hanya muncul definisinya dalam bahasa inggris juga:

untitled

Aku kira serendipity bukan berasal dari bahasa Inggris. Lantas, aku pendam dulu rasa penasaranku karena wara-wiri menjadi Musafir kembali. Hingga suatu hari, sahabatku yang “freak” juga seperti diriku, tiba-tiba bertanya tentang solusi untuk penyakit Lipoma selain operasi. Aku bilang tidak mengetahuinya, dan sekonyong-konyong sahabatku mengunggah sebuah informasi tentang obat herbal untuk Lipoma. Bukan! Bukan mau bahas obat Lipoma, tapi IG Story-nya ada satu kata yang selalu membangkitkan rasa penasaranku. yap! Dia mengetik kata Serendipity. Lagi-lagi, aku kurung kembali rasa penasaranku, karena banyak hal yang harus kulakukan di tempat pelarian. Dan pada Hari Selasa yang penuh rasa, aku tak sanggup lagi mengurung rasa penasaranku. aku  googling , dan hanya sedikit yang menjelaskan tentang serendipity. Aku pelajari dan pahami makna kata tersebut selama perjalanan di commuterline dari stasiun Cilebut sampai ke gondangdia. satu jam perjalanan tak terasa saking fokusnya memahami satu kata yang berhari-hari membuatku penasaran.

Dalam blog yang kukunjungi, ditulis bahwa :

Serendipity adalah istilah dari bahasa Inggris yang artinya ‘kebetulan’ biasanya menggambarkan suatu kejadian yang kebetulan atau kejutan yang menyenangkan yang terjadi dalam hidup kita.

Arti kata serendipity mungkin akan sulit kalau kita cari di kamus-kamus Bahasa Inggris abal-abal. Kalaupun kita ingin benar-benar mencari tahu arti sesungguhnya, mungkin kita bisa temukan dalam Kamus Besar OXFORD atau WEBSTER yang terbitan baru, sebab jelas tidak akan ketemu jika kita mencarinya diterbitan lama karena mungkin dalam periode pembuatan Kamus Besar WEBSTER Second Edition tersebut belum ditemukan kata “SERENDIPITY”.

8-serendipity

itu definisi dari gambar yang aku ambil dari google. lupa simpan linknya.

Hidup memang penuh dengan ‘kebetulan’ (one thing leads to another).

Bahkan penemuan pun kabarnya banyak yang merupakan serendipity dari penemuan stainless steel, oven microwave, minoxidil (obat kebotakan), penisilin, penemuan-penemuan arkeologis hingga penemuan yang benar-benar merubah wajah dunia seperti bubuk mesiu, DNA, ‘Eureka!’-nya Archimedes, dan Newton yang tak sengaja melihat apel jatuh dari pohon (konon keberadaan Newton di kebun itu sendiri pun juga kebetulan karena kampusnya ditutup gara-gara sedang ada wabah). Tapi serendipity tidaklah harus sesuatu yang dahsyat (atau ‘wah’) dan langsung mempengaruhi hidup orang banyak seperti itu. Keseharian kita sendiri pun juga penuh dengan serendipity (dengan skalanya masing-masing).

Misalnya, kita bertemu dengan seseorang yang kita pikirkan, tanpa kita berusaha untuk mencarinya. Atau, kita mendapatkan sesuatu yang kita inginkan, tanpa kita berusaha mendapatkannya.

Nah, aku percaya dengan serendipity (‘kebetulan’). Tapi dengan catatan bahwa dikatakan ‘kebetulan’ bukan sesuatu yang dianggap meremehkan, namun sebuah ‘kebetulan’ yang tampaknya sudah direncanakan dengan sangat baik oleh Allah Subhaanahu wa Ta’ala. ‘Kebetulan’ yang terlihat kebetulan hanya karena keterbatasan pengetahuan kita sebagai manusia.

 

Jadi jika di jalan kita menemukan sejumlah uang receh, lalu kita gunakan untuk tambah-tambah belanja, itu tidak termasuk serendipity. Bukan, itu bukan. Tetapi jika kita pergi ke suatu kota untuk studi lalu berkenalan dengan orang yang kemudian menjadi jodoh kita misalnya, bolehlah itu dianggap serendipity.  Atau orang yang pernah kita lirik sekali tanpa sebuah perkenalan ataupun obrolan di tengah keramaian sebuah kegiatan, dan tiba-tiba beberapa tahun kemudian dia datang ke rumah untuk meminang. Ditambah lagi seseorang itu ternyata masih kerabat jauh, sahabat abang sepupu, dan dapat alamat rumahku dari lelaki yang sebelumnya datang dan memberiku harapan palsu. Lalu ada lagi ‘kebetulan’ yang sampai saat ini bikin aku meleleh bahagia, selalu saja setiap lagi kangen mama/ayah/suami atau lagi bicarain salah satu dari mereka, sepersekian detik kemudian yang dikangenin atau yang dibicarakan langsung menelpon; sering juga bangun tidur tengah malam, niat hati pegang hape untuk menelpon suami, eh dalam beberapa kedipan mata suami menelpon. Itu salah satu serendipity terindah yang pernah aku alami. Menurutku, serendipity berhubungan dengan faktor keberkahan dari doa-doa yang mengudara dan law of attraction. Makanya aku sangat kagum dengan cara kerja alam semesta yang telah diatur oleh Allah Ta’ala. Maa sya Allah.

 

Lantas, Bagaimana dengan serendipity yang paling berkesan di dalam hidup, teman-teman? Yang menjadi titik balik dalam kehidupan kita sebagai seorang Musafir Kehidupan. silakan jika teman-teman telah membaca postinganku ini, mengisi kisaha serendipity dalam kehidupan teman-teman. In sya Allah akan aku baca dan aku respon. Kapanpun itu.

 

Semesta sedang bekerja. Sang Pencipta mengaturnya. Manusia menjalaninya.

Aku sedang jatuh cinta; pada cara kerja Semesta yang telah diatur Sang Pencipta.

2dcbeb771ae30cb12076b80eba39807e--balloon-quotes-serendipity-quotes

 

(Gerbong Eko-AC2 seat 12A Cirebon Ekspres – Haur Geulis – 28112017 – Selasa – 02.15 pm – kisytinuh)